Jumat, 13 April 2018

Terbentuknya Guns N Roses Part 4 ( Road Crew )

Diakhir tahun 1970 an di Los Angeles ketika band - band glam rock berjaket kulit dan sepatu boots serta rambut meledaknya masih merajai radio - radio dan video klip mereka berseliweran di Stasiun - stasiun TV, Seorang anak muda berambut ikal dengan kulit kecoklatan tengah bermain sepeda BMX di sebuah taman menolong seorang bocah berambut pirang yang terjatuh dari skateboard, Nama bocah yang berambut ikal
dan piawai bermain BMX tersebut adalah SAUL HUDSON atau yang biasa dipanggil SLASH (Lahir di Kota Hampstead, Inggris 23 Juli 1965) ayah nya seniman seorang keturunan Inggris sedangkan ibunya seorang  desainer fashion berkulit hitam dari Amerika, sedangkan anak berambut pirang murah senyum yang jatuh dari skate board itu bernama STEVEN ADLER (Lahir di Ohio, USA  pada tanggal 22 Januari 1965).

Berawal dari pertemuan mereka di taman itu lah Slash dan Steven Adler mulai saling mengenal, setelah
Steven Adler dan Slash
kejadian tersebut Steven mengundah sahabat barunya yang bernama Slash itu ke rumahnya. Steven yang lebih dulu jatuh cinta kepada musik, menunjukkan rekaman KISS miliknya, dan mencolokkan gitar elektriknya ke ampil dalam volume penuh, menunjukkan permainan gitarnya didepan sahabat barunya itu, Meskipun permainan Steven masih jauh dibawah standar malah cenderung berantakan, tapi sahabat barunya yakni Slash sangat terkesima dengan gaya Steven. Slash kemudian pulang ke rumahnya merengek kepada orang tua nya untuk dibelikan sebuah gitar. Dalam sebuah wawancara Slash pernah bercerita tentang gitar pertamanya yang menurutnya hanyalah sebuah papan berdawai 6 buah.

Setelah mendapatkan gitar pertamanya Slash semakin tergila - gila bermain gitar, Slash dan Steven membentuk band dan mulai sering ngejam bersama di rumah milik orang tua Steven. Akan tetapi karena Slash berkembang lebih pesat dalam bermain gitar, Steven pun mulai berpikir bahwa gitar bukanlah instrumen yang tepat untuknya, setelah mencoba menjadi vokalis dan menyadari suaranya kurang kuat serta berkarakter, alat musik drum dirasa lebih cocok untuk Steven.

Kedua anak muda ini kemudian mulai bermain musik lebih serius dan setelah gagal lolos audisi menjadi personil band POISON akhirnya membentuk band bernama "Road Crew", mereka memasang iklan di majalah musik lokal untuk mencari pemain tambahan, di posisi Bass direspon oleh seorang tinggi besar berambut pirang berasal dari Seatlle bernama Duff Mc Kagan, mereka berlatih serius di basement rumah milik orang tua Steven, namun karena tidak ada vokalis yang bersedia bergabung dengan Road Crew akhirnya mereka sepakat membekukan band ini.

Slash kemudian bergabung dengan band bernama "Black Sheep" dan terkadang bekerja sambilan di sebuah toko musik lokal di L.A, ketika bekerja di toko musik ini pada suatu sore ada seorang pemuda kurus tinggi mencari dia,
Slash dan Izzy Stradlin
Slash pun kemudian menemui pemuda itu, pemuda itu pun menjelaskan jika dia terkesan dengan gambar kartun Aerosmith yang diberikan oleh temannya kepada pemuda itu, dan menurut temannya orang yang menggambar kartun Aerosmith itu adalah seorang karyawan toko musik bernama Slash. Mereka pun berkenalan nama pemuda tersebut adalah Izzy Stradlin, setelah berbincang - bincang beberapa saat Izzy pun pamit untuk pergi.

Pada suatu malam ketika Slash dan Steven sedang nongkrong di Pub, Band yang bermain di malam itu adalah sebuah band pendatang baru yang menamai diri mereka "Hollywood Roses". ketika band itu mulai bermain Slash dan Steven terkesima ketika sang vokalis mulai bernyanyi, suara melengking serak yang terkesan menghujam kuping diiring distorsi gitar yang meraung. Slash dan Steven pun mulai memperhatikan band tersebut beraksi, Slash berkata kepada Steven bahwa jika ingin band mereka bagus, mereka harus merekrut vokalis Hollywood Roses ini, sampai pada suatu ketika Slash mengenali pemain gitar band tersebut adalah pemuda yang menemuinya ketika bekerja di toko musik tempo hari. dibelakang panggung Slash pun menemui Izzy dan Vokalis tersebut.

Setelah berbincang beberapa saat Slashd dan Steven baru berkenalan dengan vokalis tersebut yang tidak lain adalah William Axl Rose atau biasa dipanggil Axl. Setelah saling kenal beberapa lama, Slash mengutarakan keinginannya kepada Axl agar mau bergabung di band nya bersama Steven, waktu itu Axl menolak kecuali Izzy juga ikut, waktu itu Axl dan Izzy ibarat satu kesatuan karena mereka sudah lama bersahabat dan sama - sama perantauan dari Indiana.

Slash yang tidak mau ada pemain gitar lain didalam band nya akhirnya terpaksa mengurungkan niatnya tersebut, akan tetapi Slash, Axl dan Izzy tetap sering hang out bersama-sama. Hingga pada suatu ketika Chriss Webber (Gitaris Hollywood Roses) berselisih dengan Axl yang berakibat Chriss hengkang dari Hollywood Roses.
Axl dan Izzy sebagai pentolan Hollywood Rose

Slash yang memang sudah lama ingin berada dalam satu band dengan Axl pun diajak bergabung.Akan tetapi Izzy yang tidak diberitahu oleh Axl tentang pemecatan Chriss Webber oleh dirinya sempat berang dan hengkang dari Hollywood Rose. Slash menceritakan dalam suatu wawancara, "Waktu itu di Studio saya sedang berlatih pemanasan bermain gitar ketika Izzy masuk ke Studio, Izzy kebingungan melihat saya ada disitu dan menanyakan kemana Chriss, tapi Axl hanya berkata dengan santai, Chriss bahwa Chriss sudah dia pecat dan Slash adalah penggantinya". Waktu itu Izzy hanya menatap Axl dengan tatapan marah, mengambil gitarnya kemudian pergi dari studio dan tidak kembali lagi. Tentang peristiwa ini Slash pernah menanyakan hal tersebut kepada Izzy di waktu yang berbeda, dalam sebuah wawancara Slash bercerita "Ketika saya bertanya kepada Izzy kenapa dia sempat pergi dari Hollywood Rose karena Saya menggantikan Chriss Webber, Izzy waktu itu memegang pundak saya dan menatap tajam kepada saya dan berkata, " Dengarkan keparat, saya tidak suka ketika ada orang yang mengatur keinginan saya dalam situasi apapun".

Setelah beberapa saat Izzy dan Axl mulai berbaikan lagi, mereka sepakat mengisi sebuah acara tahun baru di sebuah klub lokal sebagai Hollywood Rose. Taklama kemudian Izzy dan Axl sepakat mengubah nama Band mereka menjadi Guns N Roses, yang merupakan gabungan dari band yang pernah menjadi tempat mereka bernaung yakni Hollywood Rose dan L.A Guns, ya Izzy dan Axl pernah menjadi personil L.A Guns. Meskipun hanya dalam waktu singkat, karena itu mereka mengambil nama L.A Guns And Hollywood Roses sebernarnya, akan tetapi karena terlalu panjang akhirnya mereka menyingkat nama band mereka menjadi Guns And Roses saja.
Ditambah dengan masuknya Tracii Ulrich atau biasa disebut Tracii Guns. pemain gitar melodi dari Band L.A Guns makin mantaplah mereka memakai nama Guns And Roses.

Guns And Roses formasi pertama terdiri dari Axl Rose (vokal), Izzy Stradlin (Rhythm, Lead Guitar), Tracii Guns (Lead,Rhythm Guitar), Ole Beich ( Bass Guitar) dan Rob Gardner (Drums). Formasi ini tidak bertahan lama, tidak lama setelah beberapa kali manggung di L.A, Ole Beich keluar dari grup digantikan oleh Michael "Duff" Andrew Mc Kagan, seorang pemain bass gitar yang juga merupakan veteran punk rocker dari Seattle, Washington, USA, yang biasa dipanggil Duff McKagan yang juga merupakan bekas personil "Road Crew", band bentukan Slash dan Steven Adler.

Dengan koneksi musik di Seattle yang dimiliki Duff, mereka pun segera mendapatkan tawaran manggung keluar dari L.A. Guns And Roses mendapatkan tawaran manggung di Seattle, dimana scene musik punk sedang sangat ramai disana. Izzy, Axl dan Duff sangat antusias dengan tawaran tersebut, akan tetapi berbeda dengan Tracii dan Rob yang sudah terbiasa hidup mapan di L.A. Akhirnya keputusan pun diambil Guns And Roses tetap akan mendatangi tawaran di Seattle tersebut akan tetapi Tracii dan Rob hengkang dari grup.

Dengan hengkangnya Tracii dan Rob, Axl, Izzy kebingungan mencari pemain pengganti untuk menjalani tour mereka ke Seattle, Duff berinisiatif menghubungi kawan nya ketika masih bermain di "Road Crew", gayung pun bersambut Slash mengajak Steven Adler juga untuk audisi bareng Axl, Izzy dan Duff.

Ketika audisi berlangsung dan mulai nge-jam Slash, Izzy, Duff dan Axl merasa langsung menemukan chemistry dalam bermain musik Rock N' Roll. Suara Axl yang melengking seperti  gabungan suara Robert Plant-nya Led Zepellin dan Bon Scott -nya AC/DC sangat pas diiring permainan gitar Slash yang sangat Blues diimbangi permainan gitar Izzy dan cabikan bass gitar Duff. Akan tetapi mereka masih merasa kurang sreg dengan permainan Steven, Izzy dan Duff yang notabene mantan drummer merasa Steven sebenarnya sangat bagus dalam bermain akan tetapi dia terlalu banyak bereksperimen dengan perangkat perkusinya dan kurang menghayati groove yang dibutuhkan, Akhirnya ketika Steven pergi ke Toilet untuk buang air kecil, Izzy dan Duff menyembunyikan sebagian dari perangkat drum milik Steven dan hanya menyisakan Satu Bass Drum, Snare, Tom-tom Florr, Tom-tom atas, sebuah cowbell dan beberapa Cymbal.

Setelah selesai dari toilet, Steven menyadari ada yang hilang dari perangkat drum nya, Dia kebingungan mencari sebagian part drum set nya, "Hey kemana sebagian drum kit ku?" sambil berlagak seolah - olah dia menjatuhkannya secara tidak sengaja. "Sudahlah mainkan saja", Sahut Duff, Jamming kembali dilanjutkan dan Guns N Roses menciptakan musik yang selama ini mereka cari, dalam suatu wawancara Duff menceritakan ketika pertama kali jamming dengan Izzy, Slash, Axl dan Steven, "Pertama kali kami bermain, kami seperti sudah pernah bermain bersama selama bertahun-tahun, padahal itu adalah latihan pertama kami. "Seperti Halilintar menyambar Studio". Sahut Duff.




Rabu, 21 Maret 2018

Terbentuknya Guns N Roses Part 3 (Punker dari Seattle)

Pada tanggal 5 Februari 1964 di Seattle, Washington US, lahirlah seorang anak lelaki bernama Michael Andrew Mc Kagan, anak bungsu dari 8 bersaudara ini juga sangat menggemari musik, Anak muda yang biasa dipanggil "Duff" oleh orang tua nya dan orang-orang disekitarnya ini belajar memainkan alat musik dari saudara laki laki nya yang bernama Bruce.
Michael Andrew Mc Kagan
Duff pertamakali mengenal musik ketika sang kakak mengenalkan nya dengan musisi Prince, Duff kecil terkagum kagum dengan Prince yang merupakan seorang multi instrumentalist handal yang mampu bermain bermacam - macam alat musik.

Ketika gelombang tren musik Punk mewabah di Amerika, Duff ikut terinfeksi virus Punk, Dia sangat mengagumi mendiang Sid Vicious pemain bass Sex Pistols yang mati muda karena overdosis heroin. Di Seattle Duff terjun di scene musik punk lokal di kotanya tersebut, karena menguasai berbagai macam alat musik seperti, Gitar, Bass Gitar dan Drums maka Duff memilik banyak band dimana dia ikut bermain, pada era ini dia tidak kurang ikut tergabung dalam 10 band musik dalam satu era. Karena kesibukannya bermain musik di scene Punk Seattle, meskipun tergolong siswa yang pandai, akhirnya Duff terpaksa drop out (DO) dari SMU nya ketika berada di kelas 10. 

Malang melintang di Scene music di Seattle di tahun 1980an membuat Duff ingin lebih total untuk berkarir di bidang musik. Pada tahun 1983 dengan modal beberapa ratus dollar hasil dari tabungannya, Duff nekat memacu mobil Ford Mavericknya menuju kota Impian para pencari ketenaran Hollywood, Los Angeles. 

Setelah beberapa saat menetap di LA, Duff memutuskan untuk lebih berkonsentrasi untuk menjadi pemain Bass saja, karena menurutnya dalam suatu wawancara Duff menerangkan bahwa di LA ada ratusan pemain gitar yang berusaha menjadi gitaris dalam sebuah band. Duff menyadari skill permainan gitar nya tidak terlalu mumpuni untuk bersaing dengan gitaris-gitaris yang sama-sama mencari peluang untuk menjadi sukses dan terkenal. Untuk menjadi pemain drum juga demikian, apalagi Duff tidak memiliki perangkat drum untuk mendukung peluangnya menjadi pemain drum. 

Akhirnya pilihannya jatuh di instrument terakhir yakni Bass gitar. Awal karir Duff dimulai ketika dia menjawab sebuah iklan di majalah musik lokal di LA yang menyebutkan bahwa sebuah band bernama "Road Crew" sedang mencari seorang pemain bass. Duff mencoba menghubungi nomer tersebut, dan ternyata sang pemasang adalah seorang pemain gitar yang bernama unik "SLASH" dan rekannya yang pemain drum berambut pirang nan murah senyum yang bernama Steven Adler. Duff yang kala itu masih awam di scene musik di LA. menerima tawaran dari Slash dan Steven Adler untuk bergabung di band mereka.

Akan tetapi karena mereka merasa kesulitan mencari vokalis akhirnya Slash memutuskan untuk menonaktifkan "Road Crew". Duff pun kembali tidak memiliki band untuk bernaung, sementara Slash dan Steven Adler memutuskan untuk ikut audisi band "POISON".

Duff yang kala itu masih bekerja serabutan, kadang menjadi telemarketer, kadang menjadi koki di restoran cepat saji, tinggal di sebuah apartemen kumuh yang berada di pinggiran kota Los Angeles bersama pacarnya. Setiap pulang kerja Duff sering melihat seorang cowok jangkung kurus yang kerap kali berdandan ala Johnny Thunders selalu membawa gitar di tangannya, saat itu Duff berpikir cowok itu pastilah seorang musisi juga yang sama seperti dia, tengah berjuang untuk menjadi sukses dan terkenal di Los Angeles. Cowok itu tinggal di apartemen di seberang jalan, berseberangan dengan apartemen yang Duff tinggali.

Duff tahu bahwa apartemen diseberang jalan yang ditinggali cowok kurus jangkung itu banyak disewa oleh pengedar obat bius, mucikari kelas teri dan para penari telanjang di klub klub lokal. Tapi saat itu Duff belum menyadari bahwa cowok kurus jangkung itu adalah salah satu dari pengedar obat bius kelas teri yang juga adalah seorang musisi yang tengah berjuang untuk menggapai kesuksesan melalui musik, nama cowok itu adalah Izzy Stradlin.

Minggu, 04 Maret 2018

Terbentuknya Guns N Roses Part 2 (Hollywood Rose)

Setelah mengemudi melalui beberapa wilayah Amerika, Sampailah Izzy di Hollywood. Setibanya di kota impian para pencari ketenaran ini. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Izzy untuk bergabung di dalam sebuah band. Pertama kali masuk ke scene musik di LA Izzy bergabung menjadi drummer band Punk crossdresser "Naughty Woman", crossdresser yang berarti berpakaian menyerupai wanita, ya dalam sebuah wawancara Izzy pernah menceritakan tentang Band pertamanya di L.A tersebut, " Ketika saya datang ke Hollywood, saya mencoba bergabung ke beberapa grup musik di kota ini, ternyata ada sebuah band punk yang bernama Naughty Woman yang membutuhkan pemain drum, ketika saya mencoba menyambangi mereka, mereka menyambut saya dengan sangat antusias, bagaimana tidak?? saya mempunyai perangkat drum lengkap, sebuah sistem P.A (yang saya dapatkan dari beberapa kawan berandalan saya yang mencurinya dari sebuah gereja) dan sebuah mobil, pastilah mereka berpikir, "wow, bocah ini pasti datang dari surga".

Izzy ketika bermain drum untuk Naughty Woman
Penampilan pertamanya di sebuah club kecil di LA berakhir rusuh, vokalis band tersebut yang berdandan ala wanita Afro babak belur dipukuli penonton, Gitaris mereka mengalami patah tangan ketika berkelahi dengan sekumpulan penonton, Ketika kerusuhan terjadi, Izzy yang berada di balik perangkat drumnya segera melompat dan mengayun - ayunkan cymbal hi-hat nya ke arah penonton yang mencoba menyerangnya. Tentang gigs pertamanya yang rusuh di scene musik Hollywood tersebut Izzy menyebutnya "Wow, It's so exciting!!".

Izzy ketika masih bermain drum
Setelah karir singkatnya di band Naughty Woman berakhir, Izzy beberapa kali pindah band yang juga hanya dalam waktu yang singkat. Ketika bergabung di band "The Atoms", mobil miliknya dicuri orang, dan sial nya perangkat drum nya berada di dalam mobil itu, meskipun kejadian ini sangat membuat Izzy terpukul karena dia kehilangan perangkat drum yang diharapkan akan membawanya menuju impian menjadi Rockstar, akan tetapi peristiwa inilah yang membuka cara pandang Izzy menuju ketenaran. Izzy yang semula berfikir untuk menjadi Drummer terkenal berubah pikiran untuk menjadi penulis lagu terkenal, karena menurutnya menjadi penulis lagu lebih menghasilkan banyak uang. Dengan uang yang dia miliki yang tidak memungkinkan untuk membeli perangkat drum lengkap lagi, Izzy akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah bass gitar bekas layak pakai dan tidak lama kemudian dia bergabung di band "Shire".

Selepas dari "Shire", Izzy mendapatkan tawaran untuk bergabung di band lokal yang sudah cukup terkenal di scene musik Hollywood yakni "London". Vokalis London mengajak Izzy bergabung untuk mengisi posisi bass yang ditinggalkan oleh Nikki Sixx yang lebih memilih bergabung dengan Motley Crue.
Izzy (memakai topi) sedang tampil bermain bass untuk "London"
Di band lokal yang sudah lumayan terkenal di scene musik LA ini membuat nama Izzy juga mulai dikenal di kalangan para musisi - musisi lokal yang tengah berjuang di scene musik bawah tanah Los Angeles. Sampai pada suatu ketika Izzy berkelahi dengan sang vokalis yang berakibat dia dikeluarkan dari band tersebut.

Setelah keluar dari "London", Izzy menjual bass gitar nya dan membeli sebuah gitar gibson les paul berwarna hitam, sebelumnya ketika masih di Indiana, Izzy memang bisa bermain gitar, hanya saja dia tidak melakukannya dengan serius. Setelah pensiun bermain bass Izzy mulai serius belajar gitar dan menulis lagu, kemanapun dia pergi dia selalu membawa gitar di tangannya, permainannya sangat dipengaruhi oleh Ramones, Keith Richards dari Rolling Stones dan Johnny Thunders.
Hollywood Rose : Izzy , Axl , Chriss Webber

Izzy sering nongkrong di  sebuah bar lokal yang bernama "Rainbow", disini dia bertemu dan berkenalan dengan anak - anak muda yang juga sama-sama berjuang menjadi musisi terkenal salah satunya adalah Chris Webber dan Traci Ulrich atau Tracii Guns. Sering nongkrong bareng dan menyukai musik yang sama membuat mereka cepat akrab dan ingin membentuk sebuah grup musik bersama, akan tetapi ketika itu Tracii sudah memiliki band dengan rekan-rekannya yang lain yang menjadi embrio dari L.A. Guns. Akhirnya Izzy dan Chriss lah yang membentuk band mereka yang dinamai Hollywood Rose.

Sementara itu, Bill Bailey, sahabat lama Izzy di Indiana yang juga pernah menjadi rekan satu band di kota kelahiran mereka tersebut, menyusul Izzy ke L.A setelah beberapa bulan melacak Izzy di scene musik L.A, akhirnya Bill berhasil bertemu dengan sahabat lamanya tersebut. Pertemuan dengan Bill akhirnya membuat Izzy memutuskan membuat band yang dinamai A.X.L yang tidak lama kemudian berevolusi dan berubah nama jadi Hollywood Rose. Akan tetapi meskipun band mereka sudah berganti nama, Bill tetap mepertahankan nama AXL dibelakang namanya, dan Bill pun mulai dipanggil Axl oleh kawan-kawannya sesama musisi yang tengah berjuang di L.A. Nama Rose dibelakang nama Axl sebenarnya adalah nama ayah kandungnya yang bernama Bruce Rose. Ketika Axl mengetahui bahwa Stephen L Bailey yang selama ini dia pikir adalah ayah kandungnya ternyata adalah ayah tirinya, Axl kemudian sekalian mengganti nama nya menjadi William Axl Rose.

Ketika Chris Webber dan Izzy membentuk Hollywood Rose mereka kebingungan mencari sosok vokalis.
Axl , Izzy dan Chris Cikal bakal Hollywood Rose
Izzy kemudian teringat kepada sahabat lama nya yakni Bill Bailey atau yang saat itu telah berganti nama menjadi Axl Rose. Axl yang saat itu masih bergabung di bandnya "Rapid Fire" dibujuk oleh Izzy dan Chris, Kala itu Axl masih bernyanyi dengan suara bariton asliny, Namun pada suatu saat ketika Izzy dan Chriss bermain ke Apartemen Axl, mereka mendengarkan ketika menunggu Axl yang sedang mandi, mereka mendengar Axl bersenandung lagu dari NAZARETH yang berjudul "Hair Of The Dog", yang merupakan lagu favorit Axl, ketika mendengar suara Axl saat bernyanyi lagu tersebut, Izzy dan Chris terkesima hingga saling berpandangan dan berpikiran sama, harus mengajak Axl untuk join di band mereka "Hollywood Rose". dan Hollywood Rose resmi berdiri dengan formasi Izzy Stradlin (Gitar), Chriss Webber (Gitar), Steve Darrow (Bass Guitar) dan Johnny Kreiss (drum), Hollywood Rose inilah yang menjadi cikal bakal band yang kelak digelari Band Paling Berbahaya di Dunia "Guns N Roses".




Selasa, 30 Januari 2018

TERBENTUKNYA GUNS N ROSES PART 1 (Bertemunya Dua Berandalan Sekolah)

Sejarah berawal dari seorang anak muda bernama Jeffrey Dean Isbell yang kelak menjadi Izzy Stradlin yang lahir di Florida tanggal 8 April 1962.Ketika masih kecil orang tua Izzy berpisah dan Izzy mengikuti ibunya pindah di kota Lafayette, Indiana USA. di Kota ini Izzy tumbuh menjadi seorang anak yang menyukai seni.
Jeffrey Isbell a.ka. Izzy Stradlin
Izzy mempunyai seorang nenek yang bermain drum di dalam sebuah Band Swing, darah seni inilah yang nampaknya menurun kepada Izzy. Setelah menyaksikan sang Nenek yang bermain Drum, Izzy merengek kepada orang tua nya untuk dibelikan sebuah drum set, drum set pertamanya menurut Izzy seperti "seonggok sampah", tapi karena keseriusan Izzy dalam berlatih drum, orangtua Izzy pun kemudian meng-upgrade perangkat drum setnya menjadi lebih bagus.

Di Sekolahnya Izzy mempunyai seorang teman sekolah yang bernama William Bruce Bailey yang lahir di Lafayette, Indiana 6 Februari 1962,.
William Bruce Bailey a.k.a W. Axl. Rose
Izzy pernah menceritakan pertemuan pertama dengan sahabatnya itu, "Pada waktu itu ada sebuah perayaan tahun ajaran baru di sekolah, kemudian saya mendengar teriakan dan suara buku-buku yang dibanting ke lantai, kemudian ada seorang anak berambut merah berlari dengan cepat di dalam aula yang dikejar beberapa guru". Izzy sempat berpikir anak itu benar-benar gila, tak lama kemudian Izzy mengetahui kalau anak "gila" tersebut bernama William Bailey atau biasa dipanggil Bill Bailey. Bill juga mempunyai ketertarikan di musik sama halnya dengan Izzy, Bill biasa bernyanyi di gereja lokal di Indiana, bahkan Bill mempunyai grup vokal bersama 2 Saudaranya yang dinamakan "Bailey Trio". 

Ketertarikan di bidang musik yang sama membuat kedua anak muda ini menjadi cepat akrab dan  menjadi
Izzy Ketika masih bocah (Lingkaran Merah)
sahabat, karakter Izzy yang kalem, pendiam dan tidak suka jadi pusat perhatian sangat pas dengan karakter Bill yang tempramental, pemarah dan spontan. mereka saling melengkapi, Izzy yang memuja The Rolling Stones dan Led Zeppelin demikian juga Bill, kongsi pertemanan tersebut akhirnaya berujung dengan membentuk sebuah grup musik, "Kami sering berlatih, Axl (Bill) masih pemalu ketika itu, tapi saya selalu tahu kalau dia adalah penyanyi yang hebat" , tutur Izzy. Meskipun sering berlatih namun band mereka tidak pernah bisa tampil didepan umum karena di Indiana jarang ada perhelatan yang mempertunjukkan seni musik, Izzy pernah bercerita di suatu wawancara " Tinggal di Indiana itu sangat membosankan, karena segalanya sunggu ketinggalan jaman, kala itu Izzy dan Axl menjuluki kota kelahiran mereka dengan sebutan "BumFuck Indiana".

Persahabatan mereka terus berjalan hingga  Izzy menyelesaikan High School nya ( Setingkat SMA, sedangkan Bill dikeluarkan dari sekolah dan tidak menyelesaikan sekolahnya karena terlalu banyak membuat ulah). Izzy berfikir kalau musik adalah jalan hidupnya, Setelah berpamitan dengan sahabatnya yakni Bill Bailey dan bertekad akan menjadi musisi professional, Izzy mengepak Drumset  di mobil chevrolet impala nya, Izzy mengemudi ke arah kota seribu impian "Hollywood" dengan impian akan menjadi musisi Rock besar yang menaklukan Dunia!!.