Rabu, 21 Maret 2018

Terbentuknya Guns N Roses Part 3 (Punker dari Seattle)

Pada tanggal 5 Februari 1964 di Seattle, Washington US, lahirlah seorang anak lelaki bernama Michael Andrew Mc Kagan, anak bungsu dari 8 bersaudara ini juga sangat menggemari musik, Anak muda yang biasa dipanggil "Duff" oleh orang tua nya dan orang-orang disekitarnya ini belajar memainkan alat musik dari saudara laki laki nya yang bernama Bruce.
Michael Andrew Mc Kagan
Duff pertamakali mengenal musik ketika sang kakak mengenalkan nya dengan musisi Prince, Duff kecil terkagum kagum dengan Prince yang merupakan seorang multi instrumentalist handal yang mampu bermain bermacam - macam alat musik.

Ketika gelombang tren musik Punk mewabah di Amerika, Duff ikut terinfeksi virus Punk, Dia sangat mengagumi mendiang Sid Vicious pemain bass Sex Pistols yang mati muda karena overdosis heroin. Di Seattle Duff terjun di scene musik punk lokal di kotanya tersebut, karena menguasai berbagai macam alat musik seperti, Gitar, Bass Gitar dan Drums maka Duff memilik banyak band dimana dia ikut bermain, pada era ini dia tidak kurang ikut tergabung dalam 10 band musik dalam satu era. Karena kesibukannya bermain musik di scene Punk Seattle, meskipun tergolong siswa yang pandai, akhirnya Duff terpaksa drop out (DO) dari SMU nya ketika berada di kelas 10. 

Malang melintang di Scene music di Seattle di tahun 1980an membuat Duff ingin lebih total untuk berkarir di bidang musik. Pada tahun 1983 dengan modal beberapa ratus dollar hasil dari tabungannya, Duff nekat memacu mobil Ford Mavericknya menuju kota Impian para pencari ketenaran Hollywood, Los Angeles. 

Setelah beberapa saat menetap di LA, Duff memutuskan untuk lebih berkonsentrasi untuk menjadi pemain Bass saja, karena menurutnya dalam suatu wawancara Duff menerangkan bahwa di LA ada ratusan pemain gitar yang berusaha menjadi gitaris dalam sebuah band. Duff menyadari skill permainan gitar nya tidak terlalu mumpuni untuk bersaing dengan gitaris-gitaris yang sama-sama mencari peluang untuk menjadi sukses dan terkenal. Untuk menjadi pemain drum juga demikian, apalagi Duff tidak memiliki perangkat drum untuk mendukung peluangnya menjadi pemain drum. 

Akhirnya pilihannya jatuh di instrument terakhir yakni Bass gitar. Awal karir Duff dimulai ketika dia menjawab sebuah iklan di majalah musik lokal di LA yang menyebutkan bahwa sebuah band bernama "Road Crew" sedang mencari seorang pemain bass. Duff mencoba menghubungi nomer tersebut, dan ternyata sang pemasang adalah seorang pemain gitar yang bernama unik "SLASH" dan rekannya yang pemain drum berambut pirang nan murah senyum yang bernama Steven Adler. Duff yang kala itu masih awam di scene musik di LA. menerima tawaran dari Slash dan Steven Adler untuk bergabung di band mereka.

Akan tetapi karena mereka merasa kesulitan mencari vokalis akhirnya Slash memutuskan untuk menonaktifkan "Road Crew". Duff pun kembali tidak memiliki band untuk bernaung, sementara Slash dan Steven Adler memutuskan untuk ikut audisi band "POISON".

Duff yang kala itu masih bekerja serabutan, kadang menjadi telemarketer, kadang menjadi koki di restoran cepat saji, tinggal di sebuah apartemen kumuh yang berada di pinggiran kota Los Angeles bersama pacarnya. Setiap pulang kerja Duff sering melihat seorang cowok jangkung kurus yang kerap kali berdandan ala Johnny Thunders selalu membawa gitar di tangannya, saat itu Duff berpikir cowok itu pastilah seorang musisi juga yang sama seperti dia, tengah berjuang untuk menjadi sukses dan terkenal di Los Angeles. Cowok itu tinggal di apartemen di seberang jalan, berseberangan dengan apartemen yang Duff tinggali.

Duff tahu bahwa apartemen diseberang jalan yang ditinggali cowok kurus jangkung itu banyak disewa oleh pengedar obat bius, mucikari kelas teri dan para penari telanjang di klub klub lokal. Tapi saat itu Duff belum menyadari bahwa cowok kurus jangkung itu adalah salah satu dari pengedar obat bius kelas teri yang juga adalah seorang musisi yang tengah berjuang untuk menggapai kesuksesan melalui musik, nama cowok itu adalah Izzy Stradlin.

Minggu, 04 Maret 2018

Terbentuknya Guns N Roses Part 2 (Hollywood Rose)

Setelah mengemudi melalui beberapa wilayah Amerika, Sampailah Izzy di Hollywood. Setibanya di kota impian para pencari ketenaran ini. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Izzy untuk bergabung di dalam sebuah band. Pertama kali masuk ke scene musik di LA Izzy bergabung menjadi drummer band Punk crossdresser "Naughty Woman", crossdresser yang berarti berpakaian menyerupai wanita, ya dalam sebuah wawancara Izzy pernah menceritakan tentang Band pertamanya di L.A tersebut, " Ketika saya datang ke Hollywood, saya mencoba bergabung ke beberapa grup musik di kota ini, ternyata ada sebuah band punk yang bernama Naughty Woman yang membutuhkan pemain drum, ketika saya mencoba menyambangi mereka, mereka menyambut saya dengan sangat antusias, bagaimana tidak?? saya mempunyai perangkat drum lengkap, sebuah sistem P.A (yang saya dapatkan dari beberapa kawan berandalan saya yang mencurinya dari sebuah gereja) dan sebuah mobil, pastilah mereka berpikir, "wow, bocah ini pasti datang dari surga".

Izzy ketika bermain drum untuk Naughty Woman
Penampilan pertamanya di sebuah club kecil di LA berakhir rusuh, vokalis band tersebut yang berdandan ala wanita Afro babak belur dipukuli penonton, Gitaris mereka mengalami patah tangan ketika berkelahi dengan sekumpulan penonton, Ketika kerusuhan terjadi, Izzy yang berada di balik perangkat drumnya segera melompat dan mengayun - ayunkan cymbal hi-hat nya ke arah penonton yang mencoba menyerangnya. Tentang gigs pertamanya yang rusuh di scene musik Hollywood tersebut Izzy menyebutnya "Wow, It's so exciting!!".

Izzy ketika masih bermain drum
Setelah karir singkatnya di band Naughty Woman berakhir, Izzy beberapa kali pindah band yang juga hanya dalam waktu yang singkat. Ketika bergabung di band "The Atoms", mobil miliknya dicuri orang, dan sial nya perangkat drum nya berada di dalam mobil itu, meskipun kejadian ini sangat membuat Izzy terpukul karena dia kehilangan perangkat drum yang diharapkan akan membawanya menuju impian menjadi Rockstar, akan tetapi peristiwa inilah yang membuka cara pandang Izzy menuju ketenaran. Izzy yang semula berfikir untuk menjadi Drummer terkenal berubah pikiran untuk menjadi penulis lagu terkenal, karena menurutnya menjadi penulis lagu lebih menghasilkan banyak uang. Dengan uang yang dia miliki yang tidak memungkinkan untuk membeli perangkat drum lengkap lagi, Izzy akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah bass gitar bekas layak pakai dan tidak lama kemudian dia bergabung di band "Shire".

Selepas dari "Shire", Izzy mendapatkan tawaran untuk bergabung di band lokal yang sudah cukup terkenal di scene musik Hollywood yakni "London". Vokalis London mengajak Izzy bergabung untuk mengisi posisi bass yang ditinggalkan oleh Nikki Sixx yang lebih memilih bergabung dengan Motley Crue.
Izzy (memakai topi) sedang tampil bermain bass untuk "London"
Di band lokal yang sudah lumayan terkenal di scene musik LA ini membuat nama Izzy juga mulai dikenal di kalangan para musisi - musisi lokal yang tengah berjuang di scene musik bawah tanah Los Angeles. Sampai pada suatu ketika Izzy berkelahi dengan sang vokalis yang berakibat dia dikeluarkan dari band tersebut.

Setelah keluar dari "London", Izzy menjual bass gitar nya dan membeli sebuah gitar gibson les paul berwarna hitam, sebelumnya ketika masih di Indiana, Izzy memang bisa bermain gitar, hanya saja dia tidak melakukannya dengan serius. Setelah pensiun bermain bass Izzy mulai serius belajar gitar dan menulis lagu, kemanapun dia pergi dia selalu membawa gitar di tangannya, permainannya sangat dipengaruhi oleh Ramones, Keith Richards dari Rolling Stones dan Johnny Thunders.
Hollywood Rose : Izzy , Axl , Chriss Webber

Izzy sering nongkrong di  sebuah bar lokal yang bernama "Rainbow", disini dia bertemu dan berkenalan dengan anak - anak muda yang juga sama-sama berjuang menjadi musisi terkenal salah satunya adalah Chris Webber dan Traci Ulrich atau Tracii Guns. Sering nongkrong bareng dan menyukai musik yang sama membuat mereka cepat akrab dan ingin membentuk sebuah grup musik bersama, akan tetapi ketika itu Tracii sudah memiliki band dengan rekan-rekannya yang lain yang menjadi embrio dari L.A. Guns. Akhirnya Izzy dan Chriss lah yang membentuk band mereka yang dinamai Hollywood Rose.

Sementara itu, Bill Bailey, sahabat lama Izzy di Indiana yang juga pernah menjadi rekan satu band di kota kelahiran mereka tersebut, menyusul Izzy ke L.A setelah beberapa bulan melacak Izzy di scene musik L.A, akhirnya Bill berhasil bertemu dengan sahabat lamanya tersebut. Pertemuan dengan Bill akhirnya membuat Izzy memutuskan membuat band yang dinamai A.X.L yang tidak lama kemudian berevolusi dan berubah nama jadi Hollywood Rose. Akan tetapi meskipun band mereka sudah berganti nama, Bill tetap mepertahankan nama AXL dibelakang namanya, dan Bill pun mulai dipanggil Axl oleh kawan-kawannya sesama musisi yang tengah berjuang di L.A. Nama Rose dibelakang nama Axl sebenarnya adalah nama ayah kandungnya yang bernama Bruce Rose. Ketika Axl mengetahui bahwa Stephen L Bailey yang selama ini dia pikir adalah ayah kandungnya ternyata adalah ayah tirinya, Axl kemudian sekalian mengganti nama nya menjadi William Axl Rose.

Ketika Chris Webber dan Izzy membentuk Hollywood Rose mereka kebingungan mencari sosok vokalis.
Axl , Izzy dan Chris Cikal bakal Hollywood Rose
Izzy kemudian teringat kepada sahabat lama nya yakni Bill Bailey atau yang saat itu telah berganti nama menjadi Axl Rose. Axl yang saat itu masih bergabung di bandnya "Rapid Fire" dibujuk oleh Izzy dan Chris, Kala itu Axl masih bernyanyi dengan suara bariton asliny, Namun pada suatu saat ketika Izzy dan Chriss bermain ke Apartemen Axl, mereka mendengarkan ketika menunggu Axl yang sedang mandi, mereka mendengar Axl bersenandung lagu dari NAZARETH yang berjudul "Hair Of The Dog", yang merupakan lagu favorit Axl, ketika mendengar suara Axl saat bernyanyi lagu tersebut, Izzy dan Chris terkesima hingga saling berpandangan dan berpikiran sama, harus mengajak Axl untuk join di band mereka "Hollywood Rose". dan Hollywood Rose resmi berdiri dengan formasi Izzy Stradlin (Gitar), Chriss Webber (Gitar), Steve Darrow (Bass Guitar) dan Johnny Kreiss (drum), Hollywood Rose inilah yang menjadi cikal bakal band yang kelak digelari Band Paling Berbahaya di Dunia "Guns N Roses".