Pada tanggal 5 Februari 1964 di Seattle, Washington US, lahirlah seorang anak lelaki bernama Michael Andrew Mc Kagan, anak bungsu dari 8 bersaudara ini juga sangat menggemari musik, Anak muda yang biasa dipanggil "Duff" oleh orang tua nya dan orang-orang disekitarnya ini belajar memainkan alat musik dari saudara laki laki nya yang bernama Bruce.
![]() |
| Michael Andrew Mc Kagan |
Duff pertamakali mengenal musik ketika sang kakak mengenalkan nya dengan musisi Prince, Duff kecil terkagum kagum dengan Prince yang merupakan seorang multi instrumentalist handal yang mampu bermain bermacam - macam alat musik.
Ketika gelombang tren musik Punk mewabah di Amerika, Duff ikut terinfeksi virus Punk, Dia sangat mengagumi mendiang Sid Vicious pemain bass Sex Pistols yang mati muda karena overdosis heroin. Di Seattle Duff terjun di scene musik punk lokal di kotanya tersebut, karena menguasai berbagai macam alat musik seperti, Gitar, Bass Gitar dan Drums maka Duff memilik banyak band dimana dia ikut bermain, pada era ini dia tidak kurang ikut tergabung dalam 10 band musik dalam satu era. Karena kesibukannya bermain musik di scene Punk Seattle, meskipun tergolong siswa yang pandai, akhirnya Duff terpaksa drop out (DO) dari SMU nya ketika berada di kelas 10.
Malang melintang di Scene music di Seattle di tahun 1980an membuat Duff ingin lebih total untuk berkarir di bidang musik. Pada tahun 1983 dengan modal beberapa ratus dollar hasil dari tabungannya, Duff nekat memacu mobil Ford Mavericknya menuju kota Impian para pencari ketenaran Hollywood, Los Angeles.
Setelah beberapa saat menetap di LA, Duff memutuskan untuk lebih berkonsentrasi untuk menjadi pemain Bass saja, karena menurutnya dalam suatu wawancara Duff menerangkan bahwa di LA ada ratusan pemain gitar yang berusaha menjadi gitaris dalam sebuah band. Duff menyadari skill permainan gitar nya tidak terlalu mumpuni untuk bersaing dengan gitaris-gitaris yang sama-sama mencari peluang untuk menjadi sukses dan terkenal. Untuk menjadi pemain drum juga demikian, apalagi Duff tidak memiliki perangkat drum untuk mendukung peluangnya menjadi pemain drum.
Akhirnya pilihannya jatuh di instrument terakhir yakni Bass gitar. Awal karir Duff dimulai ketika dia menjawab sebuah iklan di majalah musik lokal di LA yang menyebutkan bahwa sebuah band bernama "Road Crew" sedang mencari seorang pemain bass. Duff mencoba menghubungi nomer tersebut, dan ternyata sang pemasang adalah seorang pemain gitar yang bernama unik "SLASH" dan rekannya yang pemain drum berambut pirang nan murah senyum yang bernama Steven Adler. Duff yang kala itu masih awam di scene musik di LA. menerima tawaran dari Slash dan Steven Adler untuk bergabung di band mereka.
Akan tetapi karena mereka merasa kesulitan mencari vokalis akhirnya Slash memutuskan untuk menonaktifkan "Road Crew". Duff pun kembali tidak memiliki band untuk bernaung, sementara Slash dan Steven Adler memutuskan untuk ikut audisi band "POISON".
Duff yang kala itu masih bekerja serabutan, kadang menjadi telemarketer, kadang menjadi koki di restoran cepat saji, tinggal di sebuah apartemen kumuh yang berada di pinggiran kota Los Angeles bersama pacarnya. Setiap pulang kerja Duff sering melihat seorang cowok jangkung kurus yang kerap kali berdandan ala Johnny Thunders selalu membawa gitar di tangannya, saat itu Duff berpikir cowok itu pastilah seorang musisi juga yang sama seperti dia, tengah berjuang untuk menjadi sukses dan terkenal di Los Angeles. Cowok itu tinggal di apartemen di seberang jalan, berseberangan dengan apartemen yang Duff tinggali.
Duff tahu bahwa apartemen diseberang jalan yang ditinggali cowok kurus jangkung itu banyak disewa oleh pengedar obat bius, mucikari kelas teri dan para penari telanjang di klub klub lokal. Tapi saat itu Duff belum menyadari bahwa cowok kurus jangkung itu adalah salah satu dari pengedar obat bius kelas teri yang juga adalah seorang musisi yang tengah berjuang untuk menggapai kesuksesan melalui musik, nama cowok itu adalah Izzy Stradlin.






